Jumat, 10 September 2010
Pemerintah Cina Menangkap Empat Orang Muslim Setelah Serangan Bom Jihad
Selasa, 31 Agustus 2010
Heboh Film Iran: Tiru film Yesus, Nabi Muhammad Diperankan Aktor Film
Sabtu, 07 Agustus 2010
Donasi Untuk Allah Membersihkan Nurani
Siapakah yang mendanai kebangkitan Islam sejak 1973?
GRACE AND TRUTH – FELLBACH – GERMANY
Setiap negara memberlakukan pajak dan semua komunitas agama membutuhkan persembahan. Muhammad adalah seorang pedagang yang pragmatis. Sejak permulaan kegiatan religiusnya ia memberikan penekanan besar pada pajak, donasi dan pengeluaran-pengeluaran “bagi Allah”! dalam Qur’an ada 85 ayat mengenai hal ini. Para pakar hukum ke-4 mazhab hukum Islam menggunakan ayat-ayat ini sebagai dasar legislasi mereka. Mereka menunjukkan seberapa banyak yang harus diberikan seorang Muslim dan kepada siapa persembahan itu ditujukan.
Muhammad melangkah lebih jauh lagi dalam menghimbau orang untuk membayar pajak dan donasi, dengan memberi jaminan kepada para pendonor bahwa uang sumbangan mereka akan membersihkan “hati” mereka (Sura 9:102). Ia tidak ragu menyebut agama yang diajarkannya itu sebagai “urusan dagang dengan Allah” (Sura 35:29-30). Orang yang ingin memahami Islam harus memepelajari legislasi di dalam Qur’an mengenai iuran-iuran religius tersebut. Kemudian ia harus membandingkan legislasi ini dengan prinsip-prinsip dasar dalam Injil.
Selasa, 27 Juli 2010
KABAR SUKACITA
Pendahuluan
1. ALKITAB 1 – APAKAH AL-QURAN TIDAK MEMILIKI KESALAHAN?
2. ALKITAB 2 – APAKAH ALKITAB SUDAH DIPALSUKAN?
3. ALKITAB 3 – APAKAH MUSA MENUBUATKAN KEDATANGAN MUHAMMAD?
4. ALKITAB 4 – MENGAPA ANDA BISA PERCAYA KEPADA ALKITAB?
5. ALKITAB 5 – MENGAPA KAUM MUSLIM TIDAK PERCAYA KEPADA ALKITAB?
6. SALIB 1 – SIAPAKAH YANG AKAN MASUK NERAKA?
7. SALIB 2 – APAKAH KRISTUS DISALIBKAN?
8. SALIB 3 – BAGAIMANA ANAK ABRAHAM DITEBUS?
9. SALIB 4 – MENGAPA YESUS MATI BAGI DOSA-DOSA ANDA?
10. SALIB 5 – MENGAPA AL-QURAN MENYANGKAL SALIB?
11. TRITUNGGAL 1 – MENGAPA MUHAMMAD DAN BUKAN KRISTUS?
12. TRITUNGGAL 2 – APAKAH KE-TRITUNGGALAN ALLAH ADALAH DUSTA?
13. TRITUNGGAL 3 – APAKAH KRISTUS SAMA DENGAN ADAM?
14. TRITUNGGAL 4 – BAGAIMANA MUNGKIN ALLAH ITU TRITUNGGAL?
15. TRITUNGGAL 5 – MENGAPA AL-QURAN MENOLAK TRITUNGGAL?
Appendix: Hukum emas dalam percakapan dengan kaum Muslim
Kamis, 22 Juli 2010
Orang-orang yang Meninggalkan ISLAM
Muslim sering mengiklankan berita non-Muslim memeluk Islam, tetapi mereka tidak menceritakan sisi lain dari cerita, di mana umat Islam juga meninggalkan Islam. Ada lebih banyak Muslim meninggalkan Islam saat ini daripada yang bergabung ke Islam. Jumlah murtad baru-baru ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Islam.
Di sini, di WikiIslam, kami dokumentasikan berita dan ratusan kesaksian tertulis.
| Isi |
Senin, 24 Mei 2010
Mengapa Geert Wilders Menjadi Seorang yang Sangat “Anti-Islam”?
Pejuang kebebasan Geert Wilders membuat sebuah pernyataan penting dan mencerahkan di MuslimsDebate.com: “Mengapa ia menjadi anti-Islam dan apa pesannya kepada orang-orang Muslim?”
Saya pertama kali mengunjungi sebuah negara Islam pada tahun 1982. Usia saya pada waktu itu 18 tahun dan saya bepergian dengan seorang teman keturunan Belanda dari Eilat di Israel, ke sebuah resort Laut Merah Mesir Sharm-el-Sheikh. Kami berdua bepergian dengan ransel dan uang kami sangat terbatas pada waktu itu. Saya masih ingat akan impresi pertama saya mengenai Mesir: saya takjub atas keramahan, sikap bersahabat dan suka menolong dari orang-orangnya.
Saya juga ingat impresi kedua yang kuat yang saya rasakan mengenai Mesir: Hal yang mengejutkan saya adalah bagaimana orang-orang yang sangat bersahabat dan ramah ini kemudian menjadi sangat ketakutan.
Selagi kami ada di Sharm el-Sheikh, President Mubarak mengunjungi tempat ini.
Jumat, 14 Mei 2010
Daftar Muslim yang Meninggalkan Islam
Muslim sering membual dan merenungkan dengan hati senang atas berita non-muslim memeluk Islam, tetapi mereka tidak menceritakan sisi lain dari cerita di mana kaum muslimin yang berbondong-bondong meninggalkan Islam. Ada lebih banyak Muslim meninggalkan Islam daripada bertobat baru bergabung dengan Islam. Muslim yang meninggalkan Islam dalam jutaan, yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Islam. Halaman ini akan berisi berita yang terkait dengan "Muslim Meninggalkan Islam" dan link ke Kesaksian Muslim yang meninggalkan Islam dan berpindah ke keyakinan lain.
Mantan Muslim yang menjadi atheis / agnostik / deists
- Ibn Warraq
- Parvin Darabi
- Taslima Nasrin
- Ali Sina
- Ayaan Hirsi Ali - Belanda feminis dan politikus
- Anwar Sheikh
- Mark Gabriel A
- Zak Gariba
- Ampbreia
- Wafa Sultan - Arab Amerika psikiater
- Salman Rushdie - Inggris Penulis Lahir India
- The Murtad
- Dr. Shaikh Younus - Dokter Pakistan & Rasionalis
Minggu, 18 Oktober 2009
Pendahuluan
Dalam hal ini ada tiga jenis Islam: Islam 1, Islam 2, dan Islam 3. Islam 1, adalah apa yang Muhammad ajarkan, yakni ajaran-ajarannya yang tercantum dalam Qur'an. Islam 2, adalah agama setelah dipelajari, diartikan, dan dikembangkan oleh ahli-ahli agama Islam melalui hadis; ini termasuk hukum Sharia Islam. Islam 3, adalah apa yang sebenarnya dicapai Muslim dalam kebudayaan Islam.
Pengamatan dalam buku ini menunjukkan bahwa Islam 3, atau kebudayaan Islam, seringkali berkembang luas, meskipun ada Islam 2 dan 3, dan bukannya karena Islam 2 dan 3. Filosofi Islam, sains Islam, sastra Islam, dan seni Islam tidak akan berkembang sedemikian jauh jika hanya bergantung pada Islam 1 dan 2. Seni puisi, misalnya. Setidaknya pada awalnya, Muhammad membenci para penyair: "Mereka yang tersesat adalah mereka yang mengikuti para penyair" (sura 26:224); dan dalam koleksi ahadis Mishkat, Muhammad berkata: "Perut berisi penuh nanah lebih baik daripada perut berisi puisi."
Bab 1 - Masalah Salman Rushdie
Di tahun 1280 M di Baghdad, muncul sebuah buku berbahasa Arab yang ditulis oleh seorang filsuf dan ahli fisika Yahudi bernama Ibn Kammuna. Buku ini dikenal dengan judul Pengamatan atas Tiga Agama. Buku ini penting karena berisi tinjauan ilmiah obyektif dalam menilai kritis agama-agama Yudaisme, Kristen dan Islam. "Deisme (kepercayaan berdasarkan akal belaka) bersebelahan dengan agnotisme (mempertanyakan keberadaan Tuhan) memungkinkan munculnya sedikit tulisan- tulisan seperti itu." [8]
Muhammad dijabarkannya tidak sebagai nabi sejati: "Kami tidak akan mengakui bahwa [Muhammad] menambah pengetahuan dan ketaatan akan Tuhan yang lebih daripada apa yang sudah disampaikan agama sebelumnya." [9]
Muhammad juga digambarkan tidak sebagai manusia sempurna: "Tiada bukti bahwa Muhammad itu sempurna dan punya kemampuan untuk menyempurnakan orang lain seperti yang dicantumkan." Orang umumnya jadi memeluk Islam hanya karena "diteror atau dikalahkan dalam perang, atau untuk menghindari pajak jizya yang tinggi (pajak yg dikenakan bagi mereka yg menolak masuk Islam), atau untuk menghindari penghinaan, atau jika orang itu adalah tawanan, atau karena jatuh cinta pada seorang Muslimah."
Non-Muslim yang berkecukupan dan mengerti betul agamanya sendiri dan agama Islam, tidak akan berubah memeluk Islam kecuali atas alasan-alasan yang disebutkan di atas. Akhirnya, Muslim tampaknya tidak mampu untuk mengajukan pendapat yang baik -apalagi bukti- bahwa Muhammad itu adalah nabi.
Bagaimana Muslim bersikap dalam menghadapi skeptisme ini? Penulis abad ke 13, Fuwati (1244-1323) menjabarkan keadaan yang terjadi empat tahun setelah tulisan Ibn Kammuna diterbitkan.
Bab 2 - Asal Muasal Islam
Muhammad bukanlah pemikir orisinil: dia tidak merumuskan prinsip- prinsip etika yang baru, dia hanya mengambil dari lingkungan dan budaya yang telah ada. Sifat memilih-milih sumber contekan dari Islam ini telah dikenal sejak lama. Bahkan Muhammad sendiri tahu Islam bukanlah agama baru, dan wahyu-wahyu yang ditulis dalam Quran hanya memastikan bahwa sudah ada tulisan-tulisan demikian yang juga dianggap wahyu oleh pihak lain selain Islam. Sang nabi selalu mengaku Islam punya hubungan dengan agama-agama besar Yahudi dan Kristen. Para komentator muslim seperti al-Sharestani juga mengakui bahwa sang nabi mentransfer kedalam Islam kepercayaan dan praktek-praktek dari kaum Pagan/berhala Arab, terutama ritual ibadah haji ke Mekah. Tapi tetap saja muslim umumnya tetap berkeras mengatakan bahwa kepercayaan mereka datang langsung dari surga, bahwa Quran yg diturunkan oleh malaikat Jibril berasal dari Tuhan langsung, untuk Muhammad. Quran dianggap berasal dari keabadian, ada tertulis disurga, disimpan disana dalam bentuk Tablet yang Terpelihara (43.3; 56.78; 85.22). Tuhan adalah sumber dari Islam – mencari sumber-sumber tulisan manusia dalam Quran bukan saja sia- sia tapi juga percuma dan, tentunya, itu menghujat namanya.
Bab 3 - Masalah Sumber Islam
Kisah-kisah dalam hadis mengenai kehidupan Muhammad dan kisah asal muasal Islam serta kebangkitan Islam didasarkan khusus pada sumber-sumber muslim, yaitu (1) Quran (2) Biografi-biografi yang ditulis para muslim tentang Muhammad dan (3) Hadits, yang berupa periwayatan para muslim.
1. Quran
Bukan saja muslim membuat pengakuan luar biasa tentang Quran, tapi juga ada kisah-kisah muslim mengenai sejarah terkumpulnya ayat-ayat Quran. Kita bisa lihat nanti pengakuan itu semuanya palsu dan riwayat-riwayat dalam hadis hanyalah sebuah “kumpulan kebingungan, kontradiksi dan inkonsistensi.”[2] Para scholar mempertanyakan keaslian dari Quran itu sendiri, dan kita bisa mengerti dan melihat pada argumen-argumen kuat mereka tersebut. Disini kita cukup mencatat nama-nama para ahli tafsir muslim terkenal dan paling berpengaruh mengenai Quran, kita juga akan mengacu pada karya-karya mereka nanti dalam bab berikutnya:
Muhammad ibn- Jarir al-Tabari (meninggal 923M) Al-Baghawi (m. 1117 atau 1122) Al-Zamakhshari (m.1143) Al-Baydawi (m.1286 atau 1291) Fakhr-al-Din al-Razi (m.1210) Jalal-al-Din al-Mahalli (m.1459) Jalal-al-Din al-Suyuti (m.1505)
Bab 4 - Muhammad dan Pesannya
Satu fakta yang harusnya dikenali semua orang yang punya pengalaman tentang kemanusiaan adalah: orang yang kelihatan sangat religius seringkali merupakan orang-orang yang sangat jahat. - Winwood Reade (1872).[2]
Meski kita sepakat dengan Cook, Crone, Wansbrough dan yang lainnya bahwa kita tidak tahu banyak tentang orang yang disebut Muhammad ini, kita harus cukup puas mendapatkannya dari sumber-sumber hadis (meskipun semuanya sangat diragukan ke-valid-annya). Para muslim mungkin lebih baik menolak alternatif terakhir, karena hadis tidak seluruhnya memuji-muji sang Nabi. Susahnya bagi muslim, mereka tidak bisa menuduh tulisan-tulisan (hadis) itu dibuat oleh musuh.